Work Lesson #2: In between


Setelah sekian lama akhirnya nulis lagi. Kebetulan beberapa minggu kemarin lagi peak pace project di kantor, bahkan hampir setiap weekend harus ke rumah sakit, gara-gara waktu deploy alat yg lagi kita design, supaya ga terlalu ganggu operasi di rumah sakitnya cuma pas weekend. But I don’t know why, I truly enjoyed it. Alhamdulillah.

Well in this post, saya mencoba mencurahkan beberapa pembelajaran yg didapat selama kerja, karena jujur, baru beberapa bulan di company sekarang saya merasa lebih banyak belajar in term of real case application dari apa yg dipelajari selama di bangku kuliah. Jadi let’s start the first lesson.

Well, as a business analyst (BA) I am really placed in between bunch of things. I found this picture through googling and I think it could explain more or less about the role of BA inside the company.

xbusiness-analyst-roles-png-pagespeed-ic-3_ve-64xlt

Role as BA (source: scnsoft.com)

Particularly in IT business like the company where I’m working for right now (NTT Data), BAs could be said as a bridge between two big divisions, Business and Technical, which both of them have each own interest and concerns respectively.

Gampangnya bisa lihat lagi gambar kedua yang saya dapat juga dari google:

mcom-ba-training-module-1-10-728

So far around 8 months I’ve been working in here, saya benar-benar merasakan role “in between” tersebut.

Untuk make it simple, let’s say ada dua tim yang masing-masing punya kepentingan. Tim pertama sebut saja Business team, dan kedua adalah Technical Team.

Business team ini concern utamanya adalah making money, they think fully about business, bagaimana kondisi market, bagaimana peluang disana, dan bagaimana supaya mereka bisa make a cash from them. Solusinya adalah dengan menjual produk ke market.

Nah produk ini, yang membuat adalah Technical team. Mereka berpikir dari sisi teknis. Apa saja teknologi yang digunakan, bahasa pemrograman yang digunakan, berapa lama waktu pengerjaan, dan feasible atau tidak dikerjakan dengan tim yang ada.

Sometimes, terjadi konflik between both of these teams. Dan biasanya yang paling sering disalahkan adalah a bridge between them, yaitu BA sendiri. Saya pernah merasakan sendiri dimarahin dari dua sisi ini. Ya begitulah memang kelemahan menjadi orang ketiga, lol.

But I could learn much things from here. Tentang bagaimana melihat point of views dari masing-masing tim. Business side, concern utamanya adalah customer. Bagaimana mereka bisa memberikan solusi terbaik untuk konsumen. Terkadang di tim ini butuh orang-orang yang risk taker. Mereka yes man dengan customer, padahal belum tau solusi ini oke atau ga jika diaplikasikan. Mereka siap mengambil resiko, karena kalo play safe, gimana customer bisa yakin dengan solusinya.

Teknikal tim lebih memikirkan bagaimana membuat produk sesempurna mungkin. Terkadang di tim ini butuh orang-orang yang safety player, supaya mereka concern in details. Bagaimana produk ini tidak ada cacat sedikitpun. Tidak ada bug sedikitpun. Makanya biasanya ada QA dan juga Tester untuk memastikan produk ini sempurna.

Sometimes, business people nge push technical supaya segera launch tanpa berfikir detailnya. Padahal dari sisi technical ga segampang ngebalikin telapak tangan menyelesaikannya. Tapi justru kalo tanpa push ini, technical tim cenderung kehilangan eksternal force dan terus berada di comfort pace. Both of them I think benar-benar saling melengkapi. Sebuah catatan pembelajaran untuk kedepannya supaya tau kapan harus jadi risk taker dan safe player. Yaitu bagaimana mencari the best solution dengan mempertimbangkan kepentingan kedua sisi to solve the problems.

Umm.. bingung mau nulis apa lagi, haha. Untuk post pertama semoga cukup. Semoga bisa melanjutkan di post work lesson # series berikutnya. Overall I really thank to Allah who has given me an opportunity to learn in here. La hawla wala quwwata illa billah []

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s