Apa kata mereka tentang diri?


Tahun lalu (read: beberapa bulan lalu) aku random ikut menjadi fasilitator Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) SMP yang diadakan oleh Kemendikbud. Ini pertama kali diadakannya pelatihan kepemimpinan untuk SMP skala nasional. Kegiatannya sederhana, yaitu mengundang beberapa perwakilan OSIS SMP dari masing-masing kabupaten dan kota seluruh Indonesia, dan mereka stay di Jakarta selama satu minggu.

Poin utama post ini sebenernya bukan tentang itu. Tapi tentang kegiatan paska itu. Disini aku ketemu banyak teman baru sebagai fasilitator, terdapat total 36 fasil saat itu, dari berbagai kampus dan asal daerah. Dan ada agenda unik setelah amanah selesai, yaitu masing-masing kita menulis kesan terhadap satu sama lain.

Waktu satu minggu bersama memang sangat sebentar untuk mengetahui secara dalam, namun itu sudah lebih dari cukup untuk memberikan kesan “what other people thought about us”

DSC_0358

 

DSC_0346

Meski balik lagi tadi, ini hanya pendapat dalam seminggu, tapi sangat bisa untuk menjadi bahan evaluasi.

Untuk sisi sebelah kiri kertas di atas adalah kesan positif. Sisi ini aku hanya bisa berdoa doanya Abu Bakar:

Allahumma anta a’lamu minni bi nafsiy, wa anaa a’lamu bi nafsii minhum. Allahummaj ‘alniy khoirom mimmaa yazhunnuun, wagh-firliy maa laa ya’lamuun, wa laa tu-akhidzniy bimaa yaquuluun.

[Ya Allah, Engkau lebih mengetahui keadaan diriku daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka yang memujiku. Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan janganlah menyiksaku dengan perkataan mereka] ( Diriwayatkan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 4: 228, no.4876. Lihat Jaami’ul Ahadits, Jalaluddin As Suyuthi, 25: 145, Asy Syamilah)

Yah intinya mereka belum mengetahui aib-aibku. Dan Allah masih menutupinya, Alhamdulillah. Semoga bisa terus menjadi lebih baik dari apa yang mereka sangkakan. Aamiin.

Nah yang menarik adalah sisi sebelah kanan kertas. Yaitu kesan negatif dari diri. Banyak yang menulis aku kurang terbuka, cuek, kurang peka, dan kurang berbaur dengan teman baru. Dibalik sisi ekstrovert yang kumiliki, memang jujur aku membutuhkan suatu momen untuk akrab dengan orang baru. Misal satu kamar bareng, ngerjain kerjaan bareng, satu kelompok, dll.

Yah jujur memang anaknya ga bisa tiba-tiba sok akrab dengan orang baru tanpa ada bahan omongan. Baik laki-laki maupun perempuan. Wah tapi kalo sama perempuan lebih kacau lagi sih haha. Aku memang ga bisa tiba-tiba ngobrol dengan lawan jenis, pasti canggung banget. Makanya aku lebih memilih menghindar dan menjaga jarak. Dan memang kebetulan kemarin fasil cukup banyak perempuan, ya jadinya hampura memang jadinya kurang berbaur.

Di satu sisi ini merupakan akhlak yang perlu diperbaiki. Mungkin dengan perempuan gapapalah ya, bagus malah. Kalo ada urusan saja baru bisa ngobrol. Nah tapi kalo dengan teman laki-laki yang baru kenal, harus benar-benar supel dan open seperti Rosul. Pernah ikut kajiannya ustad Hanan, wah dulu Rosul itu supel banget. Gaada yang ngerasa ga nyaman dekat dengan beliau. Orangnya benar-benar asik dan seperti tidak ada Gap ketika berinteraksi dengan beliau. Makanya ketika musyawarah sahabat-sahabat bisa dengan tenang mengungkapkan pendapat mereka. Karena seakan-akan sudah sangat dekat dengan Rosul. Humble dan supel pisan intinya.

Akhlak bisa banget dibangun. Syaratnya memang membuang jauh-jauh ego dan memiliki satu acuan, ya kalo aku mah acuannya Akhlak Rosul tadi. Minimal mendekati beliau lah ya. Aamiin.

Intinya ditahun ini, dan tahun-tahun seterusnya, semoga kita semua bisa membangun akhlak mulia sebagai seorang muslim yang seutuhnya. Baik itu dengan teman, tetangga, orang asing, orang yang baru kenal hingga ketika berkeluarga ketika menjadi suami/istri, ayah/ibu, menghadapi orang tua, mertua dsb. Aamiin. Karena sesungguhnya Al Barru Hasanal Kholqi. Kebajikan itu keluhuran akhlak. []

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s