Day 2 – SPN


Yeay Alhamdulillah sampai hari kedua SPN masih kongkrit datang (meski itupun telat :p). Yah minimal ada peningkatan. Karena hari pertama saya sudah telat, plus saat materi sempat tertidur lagi wkwk. Materi minggu pertama sebenarnya menarik tentang taaruf, tapi minggu kemarin memang saya sempat futsal dulu jam 10nya, jadi cape banget pas materi jam 2an, ga kuat, ketiduran bentar deh saat materi. lol

Nah tapi materi minggu kedua ini, tidak ada futsal sebelumnya, jadi raga cukup siap menyerap segala ilmu. Saya lupa siapa ustad yang ngisi (karena telat), tapi lumayan menarik materinya, ustadnya juga sesekali dua kali ngelucu, jadi asik.

Tema hari ini saya kurang tau, tapi pengen nulis aja beberapa poin utama yang saya tangkep, takut lupa, jadi langsung aja ya:


Motivasi utama menikah mutlak harus karena Allah ta’ala. Jika selain hal tersebut kita dikategorikan orang yang musyrik. Termasuk menikah jika karena materi, harta, jabatan, kecantikan, dsb


Menikah itu meniti rumah tangga. Menaiki dari anak tangga pertama, kemudian melangkah lagi menuju yg kedua, begitu seterusnya, bersama-sama hingga menuju puncak.


Minggu pertama juga disebutkan, menikah sebelum mapan, juga bisa menunjukan anak-anak bahwa hidup perlu perjuangan keras. Sehingga kelak ketika mapan, anak-anak bisa tetap mengulurkan tangan kepada yg membutuhkan


Bekal yg paling utama, bukan materi, melainkan adalah taqwa. Karena jujur menikah itu repot, sayang jika hanya sekedar mengejar tujuan dunia. Sayang pisan. Apa tujuan utama menikah? Bersama-sama khusnul khotimah.

Jadi jangan mau menikah jika tidak bertujuan khusnul khotimah :) kaligrafi-husnul-khotimah


Sebelum menikah, berkomitmenlah bersama, bahwa orientasi hidup harus sama. Yaitu mengejar Ridha Allah SWT.

Bersama-sama mau menghidupi hari-hari dgn ibadah. Mau dihubungkan oleh Al-Quran dan juga As Sunnah.


Oleh karenannya gampang jika terjadi perbedaan pendapat: pikirkan masalah ini, dalam Quran seperti apa ya? Kata hadits bagaimana ya? Pertengkaran itu disebabkan karena masing2 pihak merasa benar. Bukan benar. Oleh karenanya cari kebenaran dari Quran dan Hadits.


Done. itu sih beberapa poin utama yang saya tangkap. SPN beresnya jam 3. Setelah Ashar, menunggu anak FIM di kantin buat berangkat bareng ke rumah coki. Sudah lama juga ga kumpul barudak FIM lagi. Alhamdulillah. Entah mengapa hari ini merasa senang. Semoga diberikan kesempatan ikut Day 3 – SPN minggu depan. Aamiin :D

2 thoughts on “Day 2 – SPN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s