Coding, Feeling & History


Pagi ini I feel it again! Feeling bahagia luar biasa ketika tau

“My code doesn’t work! I have no idea why!”
then after doing some re-coding
“My code works! But I also have no idea why!” lol

Setahun belakang selama exchange saya ga terlalu banyak ambil mata kuliah software. Lebih fokus ke kendali (control) & ketika di Korea, karena kaprodi bilang makul wajib elektro ga bisa ditransfer jadilah 4 dari 5 mata kuliah yg saya ambil tentang bisnis & desain, sisa satunya baru makul elektro: Semikonduktor (Dan ini juga hardware based). Alhasil hampir 6 bulan lebih saya ga pernah ngoding sama sekali.

Then, semua berubah ketika TA ini datang. Yg gw kira lebih banyak hardwarenya, ternyata justru sebaliknya, pak dosbing ingin core-nya juga di software, dan itu pake Java which is “object oriented programming” yg belum pernah sama sekali gw pelajari. Alhasil bermodal youtube, teman & pengetahuan basic coding yg dicoba dibangkitkan lagi, I was being ‘unsocial-nerd’ some previous days.

binary-code-9004-2560x1600

Dan puncaknya pagi ini, which I believe (again) pertolongan Allah itu benar2 nyata. For almost one week I got stuck in one problem, even I had asked to my senior yg super imba, ngoding nya dewa, still couldn’t be solved. Then this morning, I don’t know how, randomly I found a new algorithm in internet. I tried to calibrate it and fit the variables with my program, and magically it worked.

OMG. If you know, gila itu feeling bahagianya luar biasa. I almost throw away my laptop & guitar in my room. Pengen jerit2 sendiri, tapi karena masih pagi jd cukup dalam hati aja, bahaya tetangga pada datang.

Intinya teman2, sekularisme yang memisahkan dunia & agama itu salah besar. Apalagi atheisme. Because there was a time, we didn’t know from where, there came an ‘unknown’ power or event that changes people life. Newton tiba2 kejatuhan apel, siapa yang nyangka kan? he found universal gravitational formula yang membantu membangkitkan bangsanya, Britannia, setelah bertahun2 terpuruk kalah perang dengan Spanyol. Bahkan Newton menduduki peringkat kedua the most influence people versi M. Hart, peringkat satunya tentunya Nabi umat Islam. Muhammad SAW.

Siapa juga yg menyangka kemenangan Dinasti Abbasiyah atas Dinasti Tang di Talas, Kazakstan 751M, membuat mereka mendapat tawanan perang seorang dari Cina yang membocorkan cara pembuatan kertas. Langsung saat itu khalifah Harun Al-Rasyid pada 800M mendirikan pabrik kertas pertama di Bagdad, yang membuat ilmu pengetahuan menyebar dengan sangat cepat. FYI, di Eropa sendiri kertas baru mulai dikenal abad ke-13, atau 4 abad setelahnya bro.

zpage022

Bahkan who knows dibalik kejadian kelam “Black death” yg menyebabkan 1/3 penduduk Eropa tewas karena wabah Bubonik, justru mengurangi para kelas bawah, & membuat daya tawar mereka meningkat, sehingga membangkitkan Italia yang secara kebetulan lagi bertepatan dengan mundurnya peradaban islamiyah di Bagdad, Konstantinopel & Andalusia Spanyol, membuatnya menjadi pusat perdagangan dunia.

Yah intinya itu beberapa hal yang saya dapat dari buku Imperium III (belum selesai sih bacanya) yg Alhamdulillah masih diberikan kesempatan baca di tengah hecticnya TA. Ntar deh semoga bisa buat satu tulisan khusus tentang buku ini. Keren pisan soalnya. Compact, to the point, bahasanya ringan & esensi nya terjaring secara detail. Recommended!

Jadi random banget tulisan pagi ini. Ya pokoknya begitu. Sekarang lanjut coding lagi! Bismillah :)

3 thoughts on “Coding, Feeling & History

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s