English & Arabic in Family


Alhamdulillah. Semester ini saya mendapat beberapa murid baru (lagi). Kemarin sempat berkurang & Allah dengan mudahnya memberikan ganti yang lebih banyak lagi karena memang itu sudah tertulis di Lauhul Mahfuz

Semua murid saya sekolah di International School (memang lembaga tempat saya les ini lebih menargetkan murid-murid di sini). Dan beberapa di antara mereka ‘in daily’ memang menggunakan bahasa Inggris as primary language, termasuk dengan ibu & ayahnya. I teach some of them also using English. Dan sudah hal biasa juga sehabis les, I heard they talked with her mother or father using fully English

Andrew (salah satu murid saya): So mom, where’re we gonna eat tonight?
His mom: We’ll wait your father, honey. Let’s go home first

Yeah something like that lah percakapannya haha. Then I realized, memang masa anak-anak adalah masa yang paling mudah untuk mempelajari bahasa. They absorb all words they hear and will try to move their tongue to follow those words. Even one of my students can speak French, English, Indonesia & sedikit sunda. Since her father is from France and her surrounding using many kind of language. While she’s at home she speaks Indonesia & English with her family. In school since it’s international she’s forced to speak English too. And with her neighborhood & some friends she sometimes uses Sunda.

Randomly I thought, in the future I truly want to have a family, while in daily we use some languages with the children. And I prefer those are at least English & Arabic (Indonesia still native of course, and other local language too).

English is indeed because now it is the universal language that can be used in almost all countries in the world. Kampus2 terbaik semuanya kebanyakan mensyaratkan English, pun primary language ajar-mengajarnya juga menggunakan Bahasa Inggris. Rasanya asik aja kan, misal di suatu shubuh:

Father: It’s adzan, let’s go to masjid, son?
Son: I will father. But she’s not *appointing his sister* she’s too lazy!
Daughter: A girl doesn’t need to go to Masjid. Wekkk. Iya kan mom? (ceritanya masih campur2 wkwk)
Mother: Yes honey. Because ladies are special. We need a protector if we want to go out that’s why it’s better for us to do sholat at home
Father: That’s true honey. But I think your brother can protect you if you want to go to Masjid
Daughter: I prefer sholat at home daddy
Son: Just said it! that YOU ARE LAZY lol
Daughter: No, I will! But not today. I will accompany mommy
Mother: Enough, enough. The adzan has finished. Hurry you need to do Qobla shubuh first
Father & son: Aye aye captain! *then go together

Asik ya? haha. *Naha jadi ngayal teu jelas kaya gini* Yah intinya begitulah. English is not really bad to be used in daily. Atau bisa juga dibuat hari-hari khusus yang sepanjang hari all family members have to speak english. How harmonic.

Bahasa kedua juga inginnya Arabic. Indeed because it is Quran language. Bahasa yang digunakan oleh Allah untuk menyampaikan firmanNya. Petunjuk terbaik untuk hidup di dunia ini. Meski saya yakin ga bakal selancar English, karena saya jujur juga baru mau mulai belajar sekarang. Tapi setidaknya mungkin bisa di gabung-gabung dengan English & Indonesia. haha

Father: mata tadzhabu ilal madroshah, honey? (ceritanya campur2 :p)
Daughter: Adzhabu fisa’ati sabi’ah, abii
Son: Adzhabu ila jami’a fisa’ati sabia’ah aydon
Mother: hal tatana walul fathur?
Daugter+son: Lamma, ummii
Mother: kul awalan

Lol. Ga tau dah itu grammarnya bener atau ga haha. Intinya kemarin sempat daftar bareng teman dauroh bahasa Arab 10 hari yang lebih dasar lagi dari Jurumiyah (Nahwu, Sharaf). Yaitu lebih pengenalan bahasa arab sehari-hari. Dauroh ini saya cuma masuk 6 dari 10 pertemuan karena bentrok ngajar (ckck).
Dapet sertifikat dr Kang Latif, yang ngajar bahasa Arabnya. Asiklah dengan beliau, gaul juga :)

Dapet sertifikat dr Kang Latif, yang ngajar bahasa Arabnya. Asiklah dengan beliau, gaul juga :)

Tapi katanya setelah dauroh, mau tetep dilanjutin setiap kamis malam di Masjid Al-Furqon di Jl. Jurang kalo mau ikutan mungkin bisa tanya ke sana langsung. Tanya ke saya juga boleh. Meski saya gatau ini tiap kamis malam masih ada jadwal ngajar juga zzz. Semoga bisa digeser harinya.
——

Yah intinya begitu. Anak-anak sangat mudah sekali mempelajari bahasa. Makanya pengenalan terhadap Al-Quran juga harus sedini mungkin, agar mereka yang telinganya masih tajam, otaknya masih bersih, bisa dengan mudah segera melafalkan hingga menghafalnya ke dalam memori. Ya Allah, anugerahilah aku keluarga yang selalu dekat dengan-Mu di masa depan. Aamiin :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s