Seoulnspiration: Soul of Travel


Soul of travel. Ingin sdikit #ShareHapiness ah. Kayak tagline saha gitu yah, haha. Gpp deh, emg sngaja lol, yah intinya ingin smakin banyak berbagi saja.

48-1680x1050

Ceritanya berminggu-minggu yang lalu saya mengagendakan untuk mndaki Seoul Tower sendiri. To the point, sesampainya di stasiun terdekat, Chungmuro -umm… sbnrrnya ga terdekat jg sih tapi karena ingin mengunjungi Namsangol Hanok village yg sudah saya post sblumnya (di facebook), krena satu arah jdinya turun di stasiun situ. Tapi saat turun pas mau langsung mengeluarkan sahabat terdekat travel, si Nikon, ntah kenapa ga bisa hidup, dan emg trnyata selama di tas kondisi ON terus, kesimpulan batere habis, sial —

Tapi justru dgn kejadian Nikon habis batere ini saya bisa merasakan lebih Soul of Travel. Biasanya yg fokus tangan, badan & pikiran utk menjeprat jepret panorama, sekarang sudah tidak ada, sehingga bisa lebih detail memperhatikan alam sekitar. Ini mungkin mksud dari Fotografer di film “Secret life of Walter Mitty” ya, that sometimes we don’t need to take picture to feel the feeling of traveling.

Alhasil yg dulunya saya sering cuma mampir di suatu tempat, foto, trus lngsung pergi (dgn asumsi tulisan2 ttg sejarah, keterangan & penjelasan tempat itu bisa dibaca di rumah karena sudah dijepret *mskipun fakta ujung2nya ga pernah dibaca jg*), tapi skrg dgn ketiadaan kamera, saya bisa punya waktu & fokus pikiran utk mmbacanya. Memandangi keindahan alam sekitar pun bisa lebih bebas, menghirup udara dingin late winter, memandangi bumi ciptaan Allah negara 4 musim, termasuk memperhatikan warga asing maupun lokal yg sedang melakukan aktivitasnya masing2.

Perjalanan mendaki Seoul Tower kala itu, sangatlah menyenangkan. Jalan2nya bagus, kanan kiri bersih bahkan bungkus permen aja gaada saya lihat *atau mngkin emg kbtulan gaada org korea yg makan permen hari itu* ptunjuk jalan lengkap, tempat duduk istirahat ada di setiap beberapa meter, yah benar2 pedestrian friendly. Saya jalan mgkin lebih dari 3 KM worthit lah!

Sebnarnya ada cable car menuju seoul tower langsung, tapi karena feeling (baca: lagi kere, karena duit beasiswa baru turun awal maret), akhirnya pilih jalan kaki. Pemandangan sepnjang pendakian pun ga kalah menarik, ada burung2 unik, air terjun mini yg beku, bangunan2 tradisional korea, dan semuanya terawat dgn baik & rapi. Free wifi pun hampir sering ditemui di banyak spot. Benar2 negara yg sangat menghargai turis

Yah intinya cuma pngen #berbagikebahagiaan saja, that in fact with the absence of camera I can get more the soul of travel 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s