Hujan di Malam Hari


Sungguh indah bunyi yang kau buat, wahai hujan di malam hari

Kelelahan yang kurasakan selama beraktivitas seharian, mungkin segenap bisa tertelan, menuju entitas dimensi yang tak terjangkau oleh pikiran

Merebahkan badan di kasur, yang mungkin tidak terlalu empuk

Namun dengan kehadiran dentuman rintik air yang kau sebabkan, terus bergantian -menghasilkan bunyi yang merdu, membuat rasa lelah yang awalnya terus melekat pada setiap asam laktat tubuhku, hilang

Hilang entah kemana

Karena indahnya suara simfoni rintik-rintik itu

Mungkin fisikawan bilang, energi tidak dapat diciptakan, melainkan hanya bisa diubah dan ditransformasikan

Tapi entah mengapa, mendengar bunyi gemericik kecilmu, tercipta energi baru dalam tubuhku. Energi yang mungkin bisa membakar rasa lelahku. Energi yang mungkin bisa membuat seorang tua renta mampu mendaki semeru. Energi yang bisa membuat emas menjadi debu

Ah, apalah kata-kata ku ini. Bertebaran kesana kesini, tanpa memiliki satu inti

Tapi asal Engkau tau hai hujan di malam hari. Tulisan ini aku buat hanya untuk memuji, betapa indahnya suara alam yang diserukan sang Illahi, suara alam yang bisa menjadi kunci, terhadap gembok kelelahan dalam satu hari

rain_medium

One thought on “Hujan di Malam Hari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s