Esensi Pendidikan di Indonesia


Sebenarnya apa sih esensi pendidikan terutama di Negara kita Indonesia? Pertanyaan ini terjawab ketika saya mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan salah satu former guru besar Universitas Negeri Jakarta yang sekarang masih aktif di dunia pendidikan, Bapak Prof. Arief Rachman.

Esensi Kegiatan Belajar Mengajar ??

Mungkin ini hal yang sepele dan jarang dipikirkan banyak orang, namun justru esensi dasar pendidikan di Indonesia inilah yang merupakan suatu basis fundamental untuk kita selama menempuh jenjang pendidikan di Indonesia. Beliau pertama sangat menekankan sekali definisi pendidikan sesuai UU yang berlaku di Indonesia.

Dalam Undang-undang sistem Pendidikan Nasional, Bab I, Pasal I dinyatakan:

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarkat, bangsa dan negara

Adapun fungsi dari pendidikan itu sendiri seperti diutarakan dalam Bab II, Pasal 3:

Pendidikan  nasional  berfungsi  mengembangkan  kemampuan  dan  membentuk  watak serta peradaban  bangsa  yang  bermartabat  dalam  rangka  mencerdaskan  kehidupan bangsa,  bertujuan untuk  berkembangnya  potensi  peserta  didik  agar  menjadi  manusia yang  beriman  dan  bertakwa  kepada  Tuhan  Yang  Maha  Esaberakhlak  mulia,  sehat, berilmu,  cakap,  kreatif,  mandiri,  dan menjadi  warga  negara  yang  demokratis  serta bertanggung jawab.

Dari 2 wacana di atas dapat kita simpulkan, kata yang pertama kali tertulis sebagai  esensi dari pendidikan di Indonesia adalah “kekuatan spiritual keagamaan” dan “manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia”.

Justru bukanlah ilmu eksak ataupun nilai yang menjadi tujuan utama kita menuntut ilmu dalam setiap jenjang pendidikan. Melainkan karakter dan akhlak mulia yang berbasis ketakwaan kepada Tuhan YME –lah yang harus ditanamkan dalam setiap generasi terdidik bangsa kita.

Namun, fakta yang ada di Negara kita sekarang lebih dikerucutkan hanya sebatas pendidikan dasar ke arah pengembangan intelektual belaka (kognitif) dan minim penekanan dalam pembinaan sikap, karakter dan akhlak (afermatif).Idealnya poin-poin termasuk kognitif, pendidikan informal, pengabdian masyarakat, penelitian semua pendidikan itu harus bertujuan utama untuk iman, takwa dan akhlak mulia tadi.

Karenanya esensi pendidikan di Indonesia itu seharusnya “konsistensi kita terhadap definisi dan fungsi pendidikan sesuai UU yang telah berlaku di Negara kita.” Inilah yang menjadi tantangan kita sebagai penerus estafet perjuangan bangsa untuk lebih menitik-beratkan karakter sebagai pembelajaran utama bagi seluruh peserta didik di Indonesia. Agar kelak terbentuk suatu masyarakat yang madani, cerdas dan dapat membawa Indonesia ke jenjang yang lebih tinggi oleh para generasi muda yang terdidik dan berakhlak mulia.

[Sumber Link]

UU Pendidikan: http://www.inherent-dikti.net/files/sisdiknas.pdf

One thought on “Esensi Pendidikan di Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s